Fahmi menyebutkan, pengoperasian tahap pertama Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta juga sejalan dengan rencana perseroan yang ingin menggenjot pendapatan dari sektor non aero.
Saat ini, kata Fahmi, dari total pendapatan Angkasa Pura II, 65 persen masih dikontribusikan dari sektor aero, sedangkan 35 persen sisanya dikontribusikan sektor non aero.
"Jadi memang kita lagi coba pendapatan non aero, jadi nanti ada dua sisi pendapatan, yang non aeronya kita dorong lebih terutama mulai beroperasinya terminal 3, kesempatan kita meningkatkan pendapatan non aero," tambahnya.
Menurut Fahmi, dengan pengoperasian secara penuh Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta ini akan mendorong pendapatan non aero perseroan menjadi ke level 50 persen dari total pendapatan.
"Sekarang itu masih sekitar 63 persen banding 35 persen, 65 persen masih aero dan 35 persen itu aero, kalau di T3 Ultimate ini non-aeronya kita harapkan bisa mendorong ke level 45-50 persen dari total komposisi," tandasnya.
(Fakhri Rezy)