JAKARTA - Desain interior di tiap rumah atau pun bangunan lain seperti ruang perkantoran misalnya, tidak pernah lepas dari yang namanya dinding.
Tetapi Anda seringkali dihadapkan pada berbagai pilihan bagian apa yang akan dipakai untuk menutupi dinding tersebut.
Saat ini pilihannya ada dua jenis, yang pertama adalah wallpaper dan cat. Kedua-duanya menjadi primadona di berbagai kalangan.
Namun sebelum menjawab mana yang lebih baik, simak empat ulasan berikut seperti dilansir dari desaininterior.me, Sabtu (7/4/2016).
1. Harga dan Biaya
Umumnya harga untuk wallpaper lebih mahal daripada cat tembok. Namun kisaran harga ini juga tergantung dari seberapa besar luasan bidang yang akan ditutupi. Hitungan biasanya berdasarkan banyak roll yang dihabiskan. Selain itu juga ada tambahan untuk biaya pemasangan. Untuk cat biasanya dihitung per kaleng.
2. Waktu yang dibutuhkan
Untuk pemasangan wallpaper tergolong sangat cepat, sehari saja sudah bisa untuk menutupi satu ruangan kamar. Kelebihannya lagi wallpaper bisa menutupi cacat pada dinding Anda, jika ada retak bisa langsung ditutupi saja. Sedangkan cat tergolong lebih lama karena terdiri dari beberapa lapisan seperti cat dasar yang harus ditunggu sampai kering lalu setelah itu baru cat sesuai dengan warna keinginan Anda.
3. Daya tahan
Dari segi keawetan, wallpaper jauh lebih tahan lama dibandingkan cat dinding. Wallpaper bisa bertahan 8-10 tahun, minimal 3 tahun. Tapi cat dinding hanya mampu bertahan 2-3 tahun saja.
4. Variasi
Dari segi estetika, jelas wallpaper memiliki kelebihan karena tersedianya banyak sekali motif dan gambar sesuai dengan keinginan Anda. Wallpaper juga memiliki tekstur yang tak bisa didapatkan dari cat dinding sehingga wallpaper bisa tampil lebih menarik. Sedangkan cat dinding Anda bisa bermain warna, mencampur warna untuk mendapatkan warna yang unik dan berbeda dari yang ada di pasaran. Keanekaragaman warna ini tak bisa didapatkan dari wallpaper.
(Rizkie Fauzian)