Rumah Hasil Cetak 3D yang Tahan Gempa

Fhirlian Rizqi Utama, Jurnalis
Sabtu 16 Juli 2016 05:17 WIB
Foto: Yahoo
Share :

JAKARTA - Perkembangan teknologi cetak cepat yang digunakan dalam bidang konstruksi tidak main-main perkembangannya. Sebuah perusahaan arsitektur di China bahkan mampu mencetak sebuah villa dengan sistem 3D yang dapat menahan gempa.

Seperti dilansir dari Yahoo, Sabtu (16/7/2016), bangunan bonafide yang tahan gempa hingga 8 skala richter (SR) ini dibangun hanya dengan total 45 hari.

Dalam proses kosntruksinya ada beberapa aspek yang tidak bisa dibuat dengan sistem cetak 3D. Hal itulah yang membuat perusahaan asal Beijing, yakni HuaShang Tengda hanya menempatkan sentuhan akhir pada sebuah villa yang hampir tidak bisa dihancurkan.

Sistem pembangunan rumah ini bisa menjadi solusi untuk masa depan perumahan. Karya ini sepenuhnya di cetak dalam satu kali tahapan, sedangkan struktur 3D lainnya diproduksi secara terpisah.

Perusahaan itu sendiri menciptakan teknologi proses cetak yang sama sekali baru dengan menggunakan beton khusus. Cara kerjanya, sebelum menekan tombol 'start' pada mesin, pekerja konstruksi memasang bingkai bangunan.

"Dengan sistem ini lebih cepat, biaya murah, sederhana, dan bahan baku ramah lingkungan, ini akan meningkatkan kualitas kehidupan manusia pada umumnya," kata HuaShangda.

Huashang Tengda memiliki cara unik dalam proses cetaknya, perusahaan mengembangkan perangkat lunak yang terdiri dari empat operasi utama: pencampuran beton, transmisi, bahan rumusan elektronik, dan cetak 3D.

Huashang memanfaatkan sekitar 20 ton beton untuk membangun seluruh vila. Beberapa bagian ukuran tebal dindingnya cukup mengejutkan yakni delapan kaki. Teknologi inovatif ini tentunya memberi harapan yang dapat digunakan untuk mencetak rumah bagi mereka yang membutuhkan.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya