MADRID - Sebuah katedral besar dengan menara tinggi dan kubah yang megah perlahan-lahan menjulang tinggi di kotamadya Mejorada del Campo, 20 kilometer dari kota Madrid. Proses pembangunannya terbilang tidak biasa yakni dibangun oleh satu orang dan selama 50 tahun.
Dilansir dari laman Arch Daily, Sabtu (28/1/2017), satu-satunya orang yang telah membangun katedral bata demi bata itu adalah Justo Gallego Martínez. Dia berprofesi sebagai petani, mantan biarawan dan seorang arsitek otodidak berusia 91 tahun.
Tanpa berbekal pengetahuan tentang arsitektur atau pengalaman dalam industri konstruksi, Martínez telah menghabiskan lima dekade dalam mengumpulkan sampah dan sisa bahan bangunan untuk membangun struktur dengan permukaan 50 x 25 meter dengan tinggi menara 60 meter tersebut.
Setelah bekerja sebagai petani dan matador, Martínez menghabiskan delapan tahun di sebuah biara Trappist. Sayangnya, dia dipaksa meninggalkan pekerjaannya setelah divonis mengidap penyakit tuberkulosis pada 1961.
Untuk menghormati Perawan Maria, dia mulai membangun sebuah kapel yang menggambarkan sebagai tindakan besar dari iman. Menurutnya, jika bukan karena imannya, dia tidak akan pernah memiliki kekuatan untuk mencoba membangun sebuah katedral.
Meskipun mendapat tanggapan skeptisisme dari para penduduk kota, namun pria yang dijuluki dengan nama Don Justo ini membuktikan keberhasilannya dalam membangun sebuah bangunan tanpa menggunakan crane. Bantuan satu-satunya hanya lah beberapa rekan pekerja.
Proses pembangunan katedral dimulai tanpa mendapat izin. Sebab, dia yakin tidak akan mendapatkannya. Padahal, sebidang tanah dengan luas 4.740 meter persegi ini merupakan warisan dari orang tuanya yang saat ini bernilai lebih dari satu juta euro.
(dhe)