Duet Sri Mulyani dan Agus Martowardojo Pantau Ekonomi Yunani

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Kamis 23 Februari 2017 14:28 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo sepakat dengan pandangan Sri Mulyani mengenai ekonomi Yunani. Sri Mulyani menilai ekonomi Yunani akan menyita perhatian dunia hingga tiga bulan ke depan. Bahkan, kondisi ekonomi Yunani akan menyumbang ketidakpastian global setelah brexit.

"Setuju, kita intinya menganggap kondisi Eropa perlu diperhatikan," kata Agus di GOR Popsi, Kamis (23/2/2017).

Agus menilai beberapa hal yang perlu diwaspadai adalah pemulihan ekonomi Yunani tidak seperti yang diharapkan. Kondisi ini juga memungkinkan lembaga internasional IMF kembali menyoroti ekonomi Yunani,

"Mungkin lembaga internasional seperti IMF juga perlu memperhatikan karena ada kewajiban-kewajiban yang terkait," tambahnya.

Di sisi lain, hal yang perlu diperhatikan adalah beberapa negara di Eropa tengah memasuki masa pemilihan umum. Kondisi ini membuat negara seperti Jerman dan Italia cenderung proteksionis dan mengurangi komitmen dengan Eropa bersatu.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut, salah satu sebab Yunani kembali menjadi sorotan adalah rasio utangnya yang menembus 200% dan defisit anggaran 4,2%. Dengan defisit sebesar itu, Yunani tidak mungkin bertahan di Eropa.

"Ini yang akan jadi topik pembicaraan 2 sampai 3 bulan ke depan. Kalau kita sudah lihat Brexit, dulu pernah disebutkan Grexit karena tidak mungkin Yunani akan tetap di Eropa dengan defisit lebih dari 3%," tambah dia.

Kondisi Yunani tersebut diperparah dengan masa pemilu di negara-negara kawasan Eropa yang biasanya membantu Yunani. Sebut saja Jerman, Belanda dan Perancis.

"Ketiganya posisi pemilihan umum sehingga mereka enggak memiliki posisi cukup bebas untuk bisa menyampaikan karena jelang pemilu itu banyak sentimen, ini yang akan menjadi ketidakpastian sampai Juni-Juli yang akan datang," cetusnya.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya