JAKARTA - Kawasan Hudson Yards New York City di Amerika Serikat (AS) disebut akan menjadi pengembangan real estat private termahal dalam sejarah AS. Pembangunannya diperkirakan akan menelan biaya mencapai USD20 miliar atau setara Rp266,4 triliun (kurs Rp13.324 perUSD).
Dilansir Business Insider, konstruksinya dijadwalkan akan kelar pada tahun 2024. Di dalamnya akan mencakup semua jenis bangunan, mulai dari kondominium mewah hingga area perkantoran.
Di tempat lain di AS juga terdapat beberapa proyek serupa yang di antaranya menelan dana miliaran dollar. Setidaknya ada 8 kawasan, seperti tersaji dibawah ini:
1.City Center di Las Vegas, Nevada
Terletak di Las Vegas Strip, city Center memiliki kasino seluas 1,5 juta meter persegi, toko-toko high end, hotel hingga kondominium mewah. Pembangunannya pun diperkirakan menelan biaya sekira USD8,6 miliar.
2. The Spring District di Bellevue, Washington
Pembangunannya memakan dana sekira USD2,3 miliar. Kawaasan dengan 16 blok ini dijadwalkan kelar pada tahun 2028. Kawasan ini akan didukung dengan light rail station yang akan dibuka pada 2023. Selain itu di kawasan ini akan diisi mulai dari perumahan, ruang kantor, taman, hingga toko ritel.
3. Brickell City Centre di Miami, Florida
Terletak di distrik keuangan di Miami, pengembangan kawasan Brickell City Centre telah menelan dana sebesar USD1,05 miliar. Pembangunannya dilakukan sejak 2014 hingga 2016. Pengembangan kawasan ini meliputi 5 buah blok yang terdiri dari toko-toko, bioskop, restoran, gedung perkantoran dan kondominium.
4. Springwoods Village di Spring, Texas
Pengembangan masterplan yang diberi nama Springwoods Village ini letaknya 20 kilometer di sebelah utara Houston dan akan menelan dana sekira USD10 miliar. Pengembangan kawasan ini akan menyajikan area kantor, 5.500 tempat tinggal, hotel, toko ritel, restoran dan ruang terbuka hijau. Pembangunan tahap awal dijadwalkan kelar pada 2017.
5. The Seaport District in Boston, Massachusetts
Seaport District sudah ada sejak 150 tahun silam. Namun, pengembangannya kembali dilakukan pada 2010 lalu. Dalam 6 tahun terakhir sekira USD2 miliar telah digelontorkan untuk pengembangan kota tersebut. masterplan pengembangan kota tersebut akan meliputi 3.200 unit perumahan, 5.500 ruang parkir, dan beberapa fasilitas lainnya.
(Widi Agustian)