Curhat Mentan, Ditelepon Jokowi Tengah Malam akibat Isu Beras Plastik

Dedy Afrianto, Jurnalis
Senin 10 April 2017 12:19 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Share :

JAKARTA - Pada tahun 2015 lalu, isu beras plastik sempat menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat. Hal ini pun turut menjadi perhatian dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bahkan, menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Jokowi sempat menelepon dirinya sekira pukul 23.00 WIB. Mentan pun menjelaskan dengan detail bahwa beras plastik hanyalah isu belaka.

"Beras plastik di bahas 1 bulan. Presiden telepon jam 11 malam, saya ingat malam Jumat ditelepon. Saya katakan mana ada beras plastik. Plastik lebih mahal dari pada beras," tuturnya di Balai Kartini, Jakarta, Senin (10/4/2017).

Tak hanya soal isu beras plastik, pemerintah juga sempat dipusingkan dengan isu impor bahan pangan dan persoalan data. Namun, hal ini disikapi oleh Menteri Pertanian dengan upaya untuk meningkatkan produksi.

"Lalu bawang merah dulu kita impor. Saat ini tidak impor lagi. Datanya ada yang berdebat. Kami tidak punya waktu untuk berdebat, yang penting tidak impor," tuturnya.

Masalah selanjutnya yang turut menarik perhatian adalah pembangunan saluran irigasi. Namun, target ini telah selesai dibangun oleh Menteri Pertanian hanya dalam kurun waktu 1 tahun.

"Pak Presiden targetkan 3 juta hektar irigasi tersier selesai dalam 3 tahun. Saya kaget. Tapi Pak Presiden katakan, 'Kalau tidak selesai, Bapak (Amran) yang selesai. Alhamdulillah 1 tahun selesai 3 juta hektar," jelasnya.

Diharapkan, nantinya para petani dapat semakin sejahtera. Utamanya setelah adanya peningkatan pemberian bantuan alat dan mesin pertanian kepada para petani.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya