Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan keuntungan yang didapat sebagai pengembangan dari usaha yang dijalankan. Anda bisa menggunakan 10% dari laba bersih untuk pengembangan infrastruktur, sistem IT, peningkatan SDM, perluasan usaha atau cabang baru, dan masih banyak lainnya.
3. Gunakan Laba Sebagai Aksi Sosial
Meskipun anda seorang pengusaha, bukan berarti tidak dapat peduli dengan lingkungan sosial sekitar. Sebagai wujud dari tanggung jawab sosial, anda bisa menggunakan laba bersih dari usaha untuk infaq, zakat, ataupun dana sosial lainnya. Sehingga anda tidak hanya akan mendapatkan keuntungan material saja namun juga bisa mendapatkan keberkahan dari bisnis yang dilakukan. Selain itu, dengan menjalankan aksi sosial tersebut, dapat membuat anda selalu berendah hati dalam menjalankan bisnis.
4. Gunakan Laba Untuk Modal Putar
Selain itu, anda bisa menggunakan sekitar 50 persen dari laba bersih yang digunakan untuk modal berputar seperti stok barang-barang, operasional usaha, dan lainnya.