4 Keunikan Simpang Susun Semanggi: Dari Lokasi Strategis hingga Lampu Cantik

Giri Hartomo, Jurnalis
Rabu 09 Agustus 2017 15:22 WIB
Foto: Antara
Share :

JAKARTA - Simpang Susun Semanggi akan diresmikan pada 17 Agustus 2017. Dengan begitu, Simpang Susun Semanggi akan menjadi kado bagi Indonesia untuk mengurai kemacetan yang ada di Jakarta.

Deputy Project Manager Pengembangan Simpang Susun Semanggi PT Wijaya Karya Dani Widiatmoko mengatakan, ada 4 keunikan yang dimiliki oleh Simpang Susun Semanggi ini. Yang pertama adalah Simpang Susun Semanggi ini terletak di lokasi yang strategis.

Baca juga: Diresmikan 17 Agustus, Pengerjaan Simpang Susun Semanggi Dikebut?

"Memang ini (Simpang Susun Semanggi) ada di area strategis. Karena di lokasi yang strategis, maka kita harus memerhatikan betul kebersihan dan kerapihan dari lokasi pengerjaan tersebut agar tidak menimbulkan kemacetan dalam pengerjaannya," ujarnya saat ditemui di lokasi proyek Simpang Susun Semanggi, Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Lalu keunikan yang kedua adalah, lanjut Dani, Simpang Susun Semanggi memiliki box girder precast lengkungan yang sangat panjang. Adapun lengkungannya memiliki panjang 80 meter.

Baca juga: Kado untuk HUT Indonesia! Simpang Susun Semanggi Diresmikan pada 17 Agustus

"Saat kami memulai pekerjaan ini, belum ada di Indonesia, saat itu sempat juga melakukan studi ke Hong Kong dan ternyata di sana lengkungannya tidak seekstrem kita dan mereka adanya di atas laut jadi kalau roboh maka jatuhnya ke laut sedangkan kita di tengah lalu lintas. Intinya jika dibandingkan proyek proyek sejenis di Jakarta secara prestisi jauh lebih baik di atas semuanya," jelasnya.

Lalu keunikan ketiga adalah Simpang Susun Semanggi akan dijadikan Ikon baru Jakarta setelah Monumen Nasional (Monas). Hal itu tidak terlepas dari keindahan dari lengkungan Simpang Susun Semanggi itu sendiri khususnya pada malam hari.

"Yang berbeda juga kita pasang lampu-lampu yang cantik untuk mempertegas. Lampu-lampu LED ini dibuat seperti ini karena Semanggi itu tanaman yang mengapung di atas air. Jadi jembatan ini seolah oleh mengapung di atas air," kata Dani

Baca juga: Mantap! Resmi Beroperasi, Menteri PUPR Serahkan SLF Simpang Susun Semanggi

Lalu keunikan yang keempat adalah waktu pelaksanaan yang sangat singkat. Waktu pengerjaan Simpang Susun Semanggi ini hanya memakan waktu 15 Bulan.

"Kita ini singkat sekali, mulai April 2016 selesai Juli 2017," Jelas Dani

"Simpang susun ini juga kuat menahan mobil-mobil berat. Beberapa waktu lalu kita sempat melakukan uji coba dengan memasukkan 16 unit kendaraan truk ke dalam jalur itu," tukasnya.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya