JAKARTA - Ketua Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia Davy Sukamta mengatakan, sebagai seorang ahli konstruksi dirinya melihat ada beberapa keunikan dari Simpang Susun Semanggi. Yang pertama adalah bagaimana Simpang Susun Semanggi bisa dibangun di tengah kota dan pusat lalu lintas.
Di mana hal tersebut tentunya memiliki tingkat risiko yang sangat besar. Apalagi membangun sesuatu di tengah pusat lalu lintas berpotensi membahayakan para pengguna jalan ketika mengalami kesalahan saat membangun.
"Yang menjadi khas ini tentunya adalah karena dibangun di tengah kota dan pusat lalu lintas," ujarnya saat ditemui di lokasi proyek Simpang Susun Semanggi, Jakarta, Rabu (9/8/2017).
Selain itu, lanjut Davy, Simpang Susun Semanggi juga dibangun dengan tingkat kesulitan yang tinggi karena bentuknya yang melengkung. Apalagi Simpang Susun ini memiliki lengkungan saat naik maupun turun.
"Yang kedua adalah bentuknya. Ini luar biasa kita naik turun sambil melengkung," jelasnya