JAKARTA - Perusahaan tambang PT Kapuas Prima Coal hari ini resmi mencatatkan saham perdana di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan pencatatan ini, Kapuas Prima Coal menambah jumlah emiten di pasar modal menjadi 561 perusahaan tercatat.
Emiten dengan kode ZINC ini melepas 550 juta lembar saham atau setara dengan 20,79% dari modal ditempatkan dan disetor penuh sesudah penawaran umum. Dalam masa penawaran umum, perseroan menawarkan saham di harga Rp140 per saham. Dengan demikian, ZINC menargetkan raihan dana sebesar Rp77 miliar.
Baca Juga: Incar Dana Rp93 Miliar, Kapuas Prima Coal Patok Harga IPO Rp120-Rp170/Saham
Pada pencatatan perdananya, saham ZINC langsung meroket ke level Rp238 atau setara dengan 70%. Saham ZINC ditransaksikan sebanyak 2 kali dengan jumlah volume saham mencapai 4 lot saham dengan nilai sebesar Rp95.200.
"Pencatatan ini merupakan komitmen manajemen sebagai upaya mengakselerasi pertumbuhan usaha dan berkesinambungan. Perusahaan juga lebih transparan, akuntable, profesional dan mengikuti ketentuan good corporate governance," ujar Direktur Utama Kapuas Prima Coal Hartanto Widjadja di Gedung BEI, Senin (16/10/2017).