Aktivitas Gunung Agung Meningkat, Ekspor Tuna Terhambat

Trio Hamdani, Jurnalis
Senin 27 November 2017 12:21 WIB
Foto: Trio/Okezone
Share :

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memantau situasi terkini Gunung Agung, Bali yang dapat memengaruhi distribusi ekspor hasil laut. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan Gunung Agung terus mengalami tremor nonharmoni cukup besar dengan amplitudo 1–10 mm (dominan 1–2 mm) hingga Senin dini hari.

Sekretaris Jenderal KKP Rifky Effendi Hardijanto mengatakan, Bali merupakan salah satu daerah pengekspor tuna. Akibat situasi Gunung Agung saat ini, aktivitas ekspor tersebut tidak bisa terlaksana. Pasalnya bandara di Bali sudah ditutup menyusul situasi Gunung Agung.

Baca Juga: Makin Langka, KKP Ingin Atur Operasi Penangkapan Ikan Tuna

"Iya dong, kan Bali menjadi salah satu titik ekspor kita untuk tuna. Jadi kalau dia pakai logistik udara terganggu pasti. Nah ini jadi persoalan di kita juga," paparnya ketika ditemui di Kantor KKP, Jakarta, Senin (27/11/2017).

Otoritas Bandara Internasional Lombok Praya pun telah menutup aktivitas penerbangan di bandara tersebut sampai waktu yang belum ditentukan. Hal ini karena meningkatnya aktivitas Gunung Agung di Bali yang menganggu penerbangan. Maka ekspor hasil laut dari Bali tidak bisa dialihkan melalui Lombok.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya