Kurs Rupiah Naik Turun ke Rp13.500/USD, Menko Darmin: Udah, Biarin Aja!

Giri Hartomo, Jurnalis
Rabu 29 November 2017 16:26 WIB
Foto Menko Perekonomian Darmin Nasution (Giri/Okezone)
Share :

JAKARTA - Nilai tukar alias kurs Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan. Bahkan pada hari ini, nilai tukar rupiah berada diatas angka Rp13.500 per USD atau tepatnya di angka Rp13.510 per USD.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan naik turunnya nilai tukar Rupiah merupakan hal yang wajar. Apalagi kenaikanya tidak terlalu signifikan dan masih dalam tahapan yang wajar.

"Kalau dia naik dikit, turun dikit normal saja kan," ujarnya saat ditemui dalam acara COE Forum di Hotel Rafless, Jakarta, Rabu (29/11/2017).

 Baca Juga: Tak Kuasa Lawan Dolar AS, Rupiah Kembali Terkapar ke Rp13.523/USD

Lebih lanjut, Darmin mengatakan jika melemahnya nilai tukar Rupiah tidak terlepas dari faktor-faktor eksternal. Salah satunya adalah wacana Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan melakukan reformasi pajak.

Di mana Trump akan memangkas pajak individu dan kalangan dunia usaha lainya. Nanti tarif pajak perorangan yang saat ini sebesar 39,6% akan dipangkas menjadi 35%.

 Baca Juga: Tak Banyak Bergerak, Rupiah Tertekan ke Rp13.508/USD

Tak hanya kebijakan Presiden Trump, pelemahan rupiah juga dikarenakan kebijakan Presiden Korea Utara yaitu Kim Jong Un dengan segala percobaan-percobaan alat militernya. Sehingga hal tersebut men membuat takut para pelaku usaha.

"Iyalah kan ini berawal dari Trump aneh-aneh mau turunkan pajak. Korea Utara bikin percobaan macam-macam. Orang mulai takut kemudian bergerak dia. Jadi enggak ada apa-apa sih, enggak ada yang buat dia berubah lagi kalau dia naik Rp13.500 gitu biarin aja," jelasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya