Bandara Soekarno Hatta Diprediksi Over Capacity di 2025

Chyntia Sami Bhayangkara, Jurnalis
Senin 22 Januari 2018 16:38 WIB
Foto: Chyntia/Okezone
Share :

TANGERANG - PT Angkasa Pura II memprediksi Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang akan mengalami kelebihan daya tampung baik penumpang maupun penerbangan atau over capacity pada 2025.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II M Awaludin mengatakan, over capacity tersebut terjadi menyusul sepanjang 2017, jumlah penumpang di Bandara Soetta mencapai 63,015,620 jiwa. Angka tersebut naik 8 persen jika dibandingkan dengan tahun 2016 yang sebelumnya hanya mencapai 58,195,484 penumpang.

Baca Juga: Naik 8%, Bandara Soetta Kedatangan 63 Juta Penumpang di 2017

Senada dengan jumlah penumpang, total pergerakan pesawat pada tahun 2017 pun mengalami kenaikan drastis mencapai 8 persen jika dibandingkan 2016. Dari sebelumnya 413,781 pergerakan, menjadi 447,390 pergerakan.

"Di tahun 2025 kita kalkulasi akan menembus 100 juta penumpang. Itu sudah dengan Terminal 4, karena kita akan tambah dan runway 3. Ini sudah maksimal," ujar Awaludin, Senin (22/1/2018).

Baca Juga: Bandara Soekarno Hatta Bakal Tambah 1 Skytrain Lagi

Awaludin menjelaskan, di tahun 2017 Bandara Soetta sudah masuk dalam kategori bandara yang terpadat nomor 7 di dunia dan nomor 1 di tingkat Asia Pasifik. Hal tersebut disebabkan traffic penerbangan yang sangat tinggi.

"Kalau kita lihat 30 tahun lalu saat Soetta baru dibangun, masih belum ada apa-apa. Tapi sekarang tahun 2017, setiap harinya Bandara Soetta ada sekitar 1.300 penerbangan baik take off dan landing. Ini tidak terbayangkan sebelumnya," ungkapnya.

Baca Juga: Tarif Promo Rp25.000, Bus Bandara Hadir di Pondok Indah Mall

Lanjut Awaludin, untuk mengantisipasi over capacity tersebut, pihaknya pun sedang mengembangkan alternatif lain untuk mendukung kerja Bandara Soetta agar tetap maksimal.

"Kalau kita bicara 2025 kan tidak lama dari sekarang, hanya 7 sampai 8 tahun lagi, itu waktu yang sangat singkat. Jadi, kalau kita ingin berpikir 20 sampai 30 tahun ke depan maka enggak bisa lagi mengandalkan Soetta saja, harus ada alternatif bandara yang mendukung kegiatan sebesar Bandara ini," tandasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya