JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyediakan 39.446 kuota mudik gratis bagi pemilik sepeda motor dengan jumlah orang sebanyak 87.250 untuk mudik tahun ini. Angka ini naik dua kali lipat dibanding mudik Lebaran 2017 sebanya, 19.148 sepeda motor dan 46.885 orang.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan mudik gratis dari pemerintah, dan tidak memaksakan diri menggunakan sepeda motor untuk mudik ke kampung halamannya saat mudik Lebaran tahun ini.
“Bagi saudara-saudara kita yang ingin pulang ini disediakan mudik gratis. Saya mengharapkan jangan menggunakan motor pulang kampung karena jauh, capek juga besar resikonya, gunakanlah mudik yang gratis dengan motor (diangkut dengan truk atau kapal) dan juga orang ya,” kata Menhub seperti dilansir dari Setkab, Senin (26/3/2018).
Baca Juga: Sambut Puasa, Bagaimana Stok Pangan di Jakarta?
Menurut Menhub, program mudik gratis 2018 bagi pengguna sepeda motor sebanyak 3.150 yang akan diangkut dengan truk dari tahun sebelumnya yaitu 3.130, sedangkan orang penumpang akan diangkut dengan bus sebanyak 50.850 atau naik sebesar 14,65% dari tahun sebelumnya sebesar 44.354
Sedangkan untuk kapal penyeberangan dengan Kapal Ro-Ro (Roll On Roll Off) untuk tiga lintasan yaitu, Jakarta-Semarang, Jakarta-Surabaya, dan Jakarta-Lampung.
“Total kuota yang disediakan sebanyak 3.000 untuk sepeda motor dan 6.000 untuk orang penumpang,”jelas Menhub.
Baca Juga: Menhub Ajak Perantau Ikut Mudik Gratis Lebaran 2018
Adapun untuk mudik gratis dengan kapal laut, kuota yang disediakan sebanyak 30.400 untuk angkutan orang atau naik 496% dari tahun sebelumnya yaitu 5.094. Untuk angkutan sepeda motor sebanyak 15.200 atau naik 541% dari tahun sebelumnya yaitu 2.370.
“Kapal yang disediakan untuk rute Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang PP. Untuk arus mudik keberangkatan pada 9-13 Juni 2018 dan untuk arus balik dari Pelabuhan Tanjung Emas keberangkatan pada 18-22 Juni 2018,” terang Menhub.
Menurut Menhub Budi K. Sumadi, untuk program mudik gratis 2018 ini pihaknya menganggarkan sekitar Rp90 miliar, dengan rincian Rp36 miliar untuk angkutan darat, Rp34 miliar untuk angkutan laut, dan Rp20 miliar untuk angkutan kereta api.
Pendaftaran Mudik Gratis 2018
Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menjelaskan persyaratan yang dibutuhkan untuk mendaftar mudik gratis 2018 yaitu KTP dan Kartu Keluarga (KK), serta SIM dan STNK yang berlaku.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis 2018, Budi mempersilahkan untuk mendaftar secara online melalui website: www.mudikgrats.dephub.go.id, atau dapat mendaftar langsung (offline) di kantor pusat Kemenhub Jakarta, kantor Dishub Kota Bogor, kantor Dishub Kota Depok, kantor Dishub Kabupaten Tangerang dan Dishub Kabupaten Bekasi.
Pendaftaran online mudik gratis dengan bus dan kapal laut dibuka mulai 25 Maret hingga 19 Mei 2018. Sementara bagi pemudik yang memilih untuk mendaftar langsung bisa mengunjungi posko pendaftaran mudik gratis di Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bogor dan Dinas Perhubungan Daerah Jakarta, Bogor, Depok dan Tangerang, terhitung tanggal 21 Mei sampai 2 Juni 2018. Posko tersebut dibuka pukul 09.0 WIB hingga 16.00 WIB.
Lokasi tujuan mudik gratis tanpa sepeda motor tahun ini meliputi 32 kabupaten atau kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan Sumatra Barat. Sementara, untuk mudik dengan sepeda motor meliputi sembilan kabupaten atau kota yaitu Tegal, Semarang, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, Magelang, Wonosobo, Kebumen, dan Purwokerto.
(Martin Bagya Kertiyasa)