Banyak yang Naik Pesawat hingga Kapal, Pemudik Motor 2018 Turun 25%

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 25 Juni 2018 17:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 25 320 1913782 banyak-yang-naik-pesawat-hingga-kapal-pemudik-motor-2018-turun-25-KiPVa78jZz.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut mudik dan balik Lebaran tahun ini lebih baik dibandingkan sebelumnya. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah pengguna transportasi umum dan menurunnya jumlah pengguna kendaraan pribadi.

Oleh karena itu, dirinya memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang sudah mensukseskan mudik dan balik Lebaran tahun ini. Dirinya berharap kinerja seperti ini bisa dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan agar mudik Lebaran tahun depan bisa berjalan dengan lancar dan lebih baik lagi.

"Alhamdulillah penyelenggaraan mudik tahun ini jauh lebih baik. Ini berkat kerja keras kita semua," ujarnya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (25/6/2018).

 Sampai dengan H+5 Lebaran Pemudik Lintasi Pelabuhan Tanjung Perak Capai 76.075 Penumpang

Berdasarkan catatannya, ada peningkatan penggunaan moda transportasi udara, kereta api dan kapal laut pada musim mudik dan balik Lebaran tahun ini. Sementara pengguna transportasi pribadi motor mengalami penurunan sekitar 25%.

"Angkutan itu kalau secara umum ada satu keberhasilan angkutan massal itu naik semua. Udara, kereta api, kapal laut naik. Angkutan individu turun. Motor itu turun kira-kira 25%," jelasnya.

Oleh karena itu lanjutnya pada tahun depan pihaknya akan terus menggenjot ketiga moda transportasi tersebut, sehingga diharapkan, angka pengguna motor saat mudik Lebaran tahun 2019 bisa turun lebih besar lagi.

"Nah yang itu akan kita pakai untuk kita kembangkan terus dimana angkutan masal seperti kapal, pesawat, kereta api supaya angkutan darat individu ini turun," jelasnya.

 Bandara Internasional Ahmad Yani Siap Melayani Pemudik

Sementara itu, lanjut Budi dari sisi volume kendaraan, ada penurunan pada jalan-jalan arteri. Penurunan terjadi sekitar hampir 18% di jalan jalan arteri.

Untuk di jalan tol, volume kendaraan cenderung stagnan. Artinya kadang mengalami kenaikan kadang mengalami penurunan meskipun tidak secara signifikan b

"Kalau di darat itu kalau yang di jalan umum itu turunnya 18%. Yang jalan tol itu kira-kira stagnan lah kalau pun naik itu cuma beberapa persen itu adalah satu pola yang trennya membaik dan kita akan push lagi," jelasnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini