nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Evaluasi Mudik Lebaran 2018, Rest Area Jadi Catatan Khusus

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 25 Juni 2018 15:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 25 320 1913744 evaluasi-mudik-lebaran-2018-rest-area-jadi-catatan-khusus-dlZuEK0qCA.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Pemerintah menyebut pelaksanaan mudik dan balik Lebaran 2018 jauh lebih baik dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Meskipun ada beberapa hal yang masih menjadi catatan dibeberapa hal.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, secara umum tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan mudik dan balik Lebaran tahun ini. Sementara untuk catatan-catatan pada musim mudik Lebaran tahun ini akan dijadikan acuan untuk musim mudik dan balik Lebaran tahun depan agar bisa lebih baik lagi tahun depan.

"Kemacetan lalu lintas telah dapat diurai, kecelakaan lalu lintas telah dapat dikurangi sangat jauh sekali, 30% dari tahun-tahun yang lalu. Angka ini cukup besar," ujarnya saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/6/2018).

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono mengatakan, meskipun secara infrastruktur sudah cukup memuaskan untuk melayani pemudik, namun ada beberapa catatan yang akan diperbaiki untuk menghadapi mudik Lebaran tahun depan. Salah satunya adalah keberadaan tempat istirahat alias rest area yang perlu ditambah.

Pasalnya, pada musim mudik Lebaran tahun ini, masih banyak penumpukan kendaraan yang terjadi di rest area. Padahal pemerintah sudah menambahkan beberapa rest area darurat untuk bisa mengakomodir pemudik.

"Jadi saya kira ini khusus. Kita lagi mikir mungkin harus ada tambahan rest area yang dibuka pada saat Natal, Tahun Baru, Lebaran," ucapnya.

Sementara itu AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengamini jika rest area menjadi perhatian khusus dalam musim mudik Lebaran tahun ini. Pasalnya, di beberapa ruas tol termasuk yang fungsional masih terjadi kemacetan akibat antrean menuju rest area.

 

Sebab, salah satu penyebab terjadinya kemacetan di jalan tol lantaran masyarakat yang mengantri masuk ke dalam rest area. Meskipun khusus ruas tol Jasa Marga, telah dibuka beberapa rest area dan parking bay untuk berisitirahat.

"Rest area yang mengalami kepadatan juga ada zonasi, sehingga menjadi bagus," ucapnya.

Berdasarkan catatannya, pada tahun ini ada 68 rest area yang dibuka di sepanjang jalur mudik Tol Trans-Jawa. Jumlah ini meningkat signifikan bila dibandingkan pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun lalu, yang hanya sekitar 30-40 rest area.

Selain itu, Jasa Marga juga membuka sejumlah parking bay yang dapat dimanfaatkan masyarakat bila rest area padat. Oleh karena itu, Jasa Marga akan menambah jumlah rest area hingga sekitar 20 rest area yang akan dikembangkan dan dikelola PT Jasamarga Properti

"Itu salah satu tupoksinya (PT Jasamarga Properti) membangun rest area seluruh jalan tol baru. Jadi tidak ada pengerjasamaan," ujarnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini