JAKARTA - PT Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Ngurah Rai menegaskan akan melakukan reklamasi untuk keperluan perluasan area apron. Nantinya, lahan reklamasi akan digunakan untuk buffer zone atau zona penyangga.
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan menyambut event internasional Annual Meeting IMF-Word Bank 2018 yang digelar di Bali.
Sekretaris Perusahaan AP I Isrwadi menjelaskan, perluasan apron pada sisi barat bandara seluas 43.000 meter persegi serta apron sebelah timur seluas 40.000 meter persegi, sehingga totalnya 83.000 meter persegi. Akan tetapi, Israwadi belum dapat menyebutkan kebutuhan luas reklamasi yang akan digunakan sebagai buffer zone.
"8 hektare itu untuk apron. Nanti sisanya sekitar dibangun untuk buffer zone. Kan nggak bisa langsung (berbatasan dengan laut)," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Selasa (3/4/2018).
Baca Juga: Bandara Bali Utara Baru Dibangun setelah Ngurah-Rai Penuh