JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, perusahaan perkebunan PT Andira Agro Tbk (ANDI) siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 16 Agustus 2018.
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI, Rian Ardhi Redhite dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, perusahaan akan melepas 500 juta lembar dengan harga Rp 200 per saham, sehingga berpotensi meraih dana Rp100 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana efek adalah PT Victoria Sekuritas Indonesia.
Berdasarkan situs resmi perseroan, ANDI bergerak di dalam bidang perkebunan kelapa sawit dan pengolahannya. Perusahaan memiliki konsesi lahan seluas 12.172 hektare, dengan perinciannya kebun inti 5.463 hektare dan kebun plasma 4.668 hektare.
Sebelum IPO, saham Andira Agro sebesar 67,88% dipegang oleh PT Central Energi Pratama (CEP) dan 32,12% dimiliki oleh PT Anugerah Perkasa Semesta (APS). APS memegang 99,90% saham CEP.