Kecerdasan Buatan di Industri Finansial, Apa Keuntungannya?

, Jurnalis
Senin 29 Oktober 2018 07:36 WIB
Ilustrasi: Foto Shutterstock
Share :

3. Merespon pertanyaan otomatis

Cara kecerdasan buatan yang ketiga dalam membantu kerja industry finansial adalah merespon pertanyaan secara otomatis, dengan teknologi bernama chatbot. Asisten virtual tersebut akan mempermudah komunikasi langsung langsung dengan pelanggan yang memiliki pertanyaan atau keluhan.

Perusahaan jadi bisa lebih mudah dalam mengelola sistem customer relationship management. Bukan hanya itu, chatbot ternyata juga turut diberdayakan dalam berbagai fungsi misalnya menolong klien mengelola uang dan tabungan mereka.

4. Tentukan potensi jual beli saham

Bentuk kecerdasan buatan ada yang diimplementasikan pula dalam suatu algoritma. Algoritma tersebut akan mencerna jutaaan poin data untuk mencari lebih dalam pola perdagangan serta meramalkan tren yang berguna untuk mengambil keputusan, dalam hal ini adalah jual beli saham.

Teknik yang dipelopori oleh Sentient Technologies itu menjalankan triliunan simulasi skenario perdagangan saham dari data publik yang melimpah di dunia maya. Teknik mereka sanggup mencari pola dari perdagangan selama 1.800 hari hanya dalam hitungan menit.

Akankah Tenaga Manusia Digeser Oleh Kecerdasan Buatan?

Kehadiran teknlogi kecerdasan buatan tak dapat dipungkiri menimbulkan sedikit kecemasan dari beberapa tenaga kerja. Seperti dulu saat penjaga pintu tol yang pada akhirnya digantikan dengan teknologi e-toll karena tidak lagi memberlakukan pembayaran tunai.

Hal ini tentu berdampak besar pada nasib mata pencaharian mereka di masa depan. Akan tetapi pihak pengelola tol untungnya tak tinggal diam. Sebagian dari mereka disiagakan pada beberapa gerbang tol dan sebagian lagi dialihtugaskan ke unit tugas di rest area. Dengan begitu, pemutusan hubungan kerja tidak perlu dilakukan.

Dampak dari kecerdasan buatan yang semakin berkembang tersebut otomatis menjadi pekerjaan rumah yang amat menantang untuk para petinggi perusahaan. Perusahaan harus tetap bisa mengelola sumber daya manusia dan pekerja yang dimilikinya. Biar bagaimanapun, kecerdasan buatan seharusnya tidak begitu saja bisa menggeser peran manusia.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya