Selain itu lanjut Fahmi dari sisi royalti yang didapat juga cukup kecil. Berdasarkan perkiraan royalti yang didapat dari operasional PTFI selama ini berada dikisaran 1-3%.
"Maka semua keputusannya mutlak di situ. Nah kemudian royalti itu hanya 1% paling besar 3% jadi kecil sekali memang saya bilang,"kata Fahmi.
Sehingga menurut Fahmi dengan diakuisisinya saham mayoritas PTFI ini pendapatan dan royalti yang didapat menjadi lebih besar. Apalagi ketika PTFI berhasil menyelesaikan pembangunan smelter yang ditargetkan bisa rampung selama 5 tahun kedepan.
"Di samping itu pembangunan smelter itu juga akan membuka lapangan pekerjaan kemudian akan memicu pertumbuhan ekonomi daerah," ucapnya
Di sisi lain, Fahmi juga menyebutkan pengambil alihan saham mayoritas ini bukan hanya soal nasionalisme semata. Melainkan juga untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya Papua.