JAKARTA - Era digitalisasi telah membentuk gaya hidup masyarakat kini beralih ke belanja secara online. Perusahaan e-commerce pun menjamur menawarkan produk dengan sistem pembelian yang mudah dan menghemat waktu.
Kendati demikian, Colliers International Indonesia menilai, kehadiran toko online tak akan membuat kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan atau mall menjadi sepi.
Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto menyatakan, melihat budaya masyarakat Indonesia, orang berkunjung ke pusat perbelanjaan bukan hanya sekedar membeli barang tetapi untuk mencari pengalaman yang tak didapatkan saat berbelanja online.
Baca Juga: Nilai Transaksi Harbolnas 2018 Capai Rp6,8 Triliun
"Kalau melihat tren, apakah online shopping berpengaruh pada offline shopping? Di Indonesia pengaruhnya ternyata tidak besar. Orang masih ramai datang ke mall untuk mencari sebuah pengalaman, bukan hanya beli barang," kata dia di World Trade Center I, Jakarta, Rabu (9/1/2019).
Di sisi lain, perkembangan masa kini membuat mall tak hanya digunakan sebagai tempat berbelanja, namun memperluas fungsinya menjadi ruang yang bisa dipakai untuk pertemuan resmi.
"Lalu shopping center juga sekarang jadi tempat meeting," ujarnya.
Dalam laporan Colliers International Indonesia, kinerja pasar ritel tahun 2018 belum baik. Di mana hanya ada 1 pusat perbelanjaan baru yang mulai beroperasi, itu pun tak berlokasi di Jakarta.
Ferry pun memperkirakan, sektor ritel di 2019 masih dalam tahap konsolidasi. Di mana akan mulai mengalami pemulihan pada tahun 2020 dengan harapan kondisi perekonomian yang terus membaik.
Pada 2019 sendiri, diproyeksikan akan ada 3 pusat perbelanjaan baru yang mulai beroperasi di wilayah Bodetabek (Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi).
Baca Juga: YLKI Blak-blakan soal Aduan saat Harbolnas
Dia menyatakan, tahun ini pihak operator mall belum akan menaikan harga sewa toko dan outlet hingga akhir tahun. Kalau pun ada kenaikan, harga sewa diperkirakan hanya akan tumbuh 1%-2% per tahun hingga 2021.
"Secara proyeksi, harga sewanya stagnan. Kemungkinan beberapa operator mall masih menahan harga sewa sampai akhir tahun. Mungkin hanya mall-mall besar dan sudah punya nama saja yang mungkin akan menaikkan harga sewa," katanya.
(Feby Novalius)