Tahun lalu, produksi emas China turun 5,87% menjadi 401,12 ton, namun tetap mempertahankan posisinya sebagai produsen terbesar dunia untuk tahun ke-12 berturut-turut, dikutip dari Antaranews, Jumat (1/2/2019).
China mengadopsi aturan baru pada tahun 2016 untuk meningkatkan persyaratan lingkungan pada limbah padat dari pencarian emas, yang menyebabkan gelombang penutupan tambang emas dan penurunan produksi di provinsi penghasil utama, termasuk Shandong, Jiangxi, dan Hunan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)