Saham-saham yang sensitif imbas perang tarif ini naik, seperti Boeing Co dan Caterpillar masing-masing naik 0,7% dan 0,9%, sementara saham chip, seperti Intel Corp, Advanced Micro Devices Inc dan Micron Technology Inc naik masing-masing 1,1% dan 1,4%.
Sementara itu, saham big caps yang disebut FAANG - Facebook Inc, Amazon.com Inc, Apple Inc, Netflix Inc dan Alphabet Inc juga naik antara 0,4% dan 0,9%.
"Ada anggapan bahwa ada beberapa kesepakatan yang bisa dicapai dengan China dan AS. Tapi pasar belum merayakannya karena kesepakatan itu belum terungkap," kata Manajer Portofolio Senior Fort Pitt Capital Group Kim Forrest.
"Investor sekarang melihat bidang yang akan menguntungkan, seperti teknologi, karena mungkin ada beberapa penjualan di bidang itu yang telah ditunda," ujarnya.
Optimisme berakhirnya perang dagang juga didukung sikap dovish Federal Reserve yang telah mendorong kenaikan kuat di saham, dengan benchmark S&P 500 naik 11,8% tahun ini dan sekitar 4,5% dari rekor penutupan tertinggi pada September.