JAKARTA – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menetap lebih tinggi pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena saham-saham AS turun tajam di tengah kekhawatiran pertumbuhan dunia.
Data ekonomi terbaru dari salah satu ekonomi utama Eropa, Jerman, dan pandangan berhati-hati Federal Reserve (Fed) untuk ekonomi AS telah menyebabkan kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global.
Baca Juga: Turun Rp8.000, Harga Emas Antam Dipatok Rp663.000/Gram
Indeks pembelian manajer (PMI) untuk sektor manufaktur Jerman turun menjadi 44,7 poin dari 47,6 poin pada Maret, penurunan tertajam sejak Agustus 2012, menurut indeks PMI. Indikator utama Wall Street turun terutama di tengah data suram. Indeks Dow Jones Industrial Average merosot lebih dari satu%, Indeks S&P 500 dan Komposit Nasdaq juga menurun secara signifikan.