JAKARTA – Meskipun sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) masih mencatatkan rugi sebesar Rp46,39 miliar. Namun hal tersebut tidak membuat emiten produsen peralatan rumah tangga ini pesimistis mematok pertumbuhan bisnis di tahun ini. Perseroan di tahun ini menargetkan penjualan Rp501,12 miliar - Rp523,89 miliar atau dapat tumbuh sekitar 10%-15% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dilansir dari Harian Neraca, Selasa (23/4/2019), perseroan optimis target tersebut tercapai karena kapasitas produksi perseroan saat ini masih mendukung volume penjualan tahun ini maupun proyeksi peningkatan di masa depan. Di tahun politik ini, menurut Direktur Utama Langgeng Makmur Industri, Hidayat Alim, menjadi tantangan bagi perseroan untuk meningkatkan penjualan. Pasalnya, kondisi tersebut mempengaruhi permintaan proyek-proyek infrastruktur pemerintah yang bisa ikut tertunda.
Baca Juga: Bank China Construction Gelar Rights Issue, Targetkan Jadi Bank BUKU III
Meski demikian, perseroan melihat penjualan di segmen peralatan dapur dari aluminium dan peralatan rumah tangga dari plastik masih berpotensi meningkat. Di samping itu, penyelenggaraan Pemilu 2019 yang berjalan lancar diharapkan dapat mendukung penjualan segmen pipa, fitting, dan profil. Sebagai informasi, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp455,56 miliar atau tumbuh 10,80% dibandingkan dengan penjualan pada 2017 sebesar Rp411,14 miliar.