JAKARTA - Penyesuaian tarif Tol Sedyatmo atau biasa disebut Tol Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berlaku hari ini mulai pukul 00.00 WIB. Penyesuaian tarif tersebut ada golongan kendaraan yang tarifnya naik, tetapi ada pula yang turun.
Penyesuaian tarif ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 121/KPTS/M/2019 tanggal 6 Februari 2019 tentang Penyesuaian Tarif Tol Sedyatmo.
Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terjadi kenaikan tarif tol pada kendaraan golongan I dari Rp7.000 menjadi Rp7.500. Kenaikan juga terjadi untuk kendaraan golongan II dari Rp8.500 menjadi Rp10.000. Sementara untuk kendaraan golongan III tidak terjadi perubahan tarif karena tetap Rp10.000.
Sementara itu, untuk kendaraan golongan IV justru terjadi penurunan tarif dari Rp12.500 menjadi Rp11.000. Penurunan juga terjadi untuk golongan V dari Rp15.000 menjadi Rp11.000.
Corporate Communications Department Head PT Jasa Marga Irra Susiyanti mengatakan, adanya penurunan tarif tersebut keuntungan yang juga akan dinikmati masyarakat. Di mana penurunan sangat signifikan pada tarif angkutan logistik, terutama pada tarif golongan IV dan golongan V.
"Untuk membutuhkan efisiensi waktu, biaya dan jarak, ini merupakan insentif bagi kegiatan produktif di Kawasan Bandara yang sudah tumbuh berkembang menjadi simpul ekonomi wilayah bahkan menjadi kawasan sentra primer bagi Tangerang," kata Irra.
Sementara itu, Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi sebelum diberlakukan perubahan tarif pada 12 Mei 2019.
"Kita memang akan menambah sedikit sosialisasi. Hari Minggu pagi mulai jam 12.00 WIB," tutur dia.
Sedangkan, Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna, menyatakan bahwa turunnya tarif Tol Bandara untuk golongan IV dan V akan membuat kendaraan logisitik semakin banyak di jalan tol tersebut.
"Pasalnya para pengendara melihat keuntungan dengan tarif yang murah dan waktu tempuh yang lebih cepat," kata dia.
(Baca juga: Tarif Tol Bandara Soetta Naik Mulai 12 Mei, Ini Rinciannya)
Dia berharap dengan penurunan tarif ini harga-harga bisa murah. Karena cost logisitik juga akan lebih murah seiring penurunan tarif tol.
"Oleh karena itu kita perlu kita dorong agar membuat harga logisitik tidak mahal," ungkapnya.
(Rani Hardjanti)