Direktur Group Surveilans dan Stabilitas Sistem Keuangan LPS Doddy Ariefianto memprediksi, kenaikan BI 7-day reverse repo rate tahun 2019 berpotensi berakhir seiring arah Fed Rate yang menjadi lebih dovish serta tekanan pada nilai tukar rupiah mulai mereda.
”Kendati demikian, arah kebijakan moneter diperkirakan masih tightening bias dan belum terindikasi melonggar dalam waktu dekat di tengah masih adanya risiko volatilitas di pasar keuangan dan risiko persistensi defisit neraca berjalan,” ungkap Dody.
Adapun suku bunga antarbank (JIBOR) diperkirakan juga akan stabil. Hal itu dipengaruhi dinamika kondisi likuiditas antarbank dalam penyaluran kredit serta recovery pertumbuhan di sisi simpanan.
(Rani Hardjanti)