JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar upacara hari lahir pancasila di kantornya. Dalam acara tersebut dihadiri oleh pejabat dan seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan BKN.
Adapun yang bertindak sebagai inspektur upacara adalah Kepala BKN Bima Haria Wibisana. Upacara dimulai pada pukul 08.00 WIB. Dalam sambutannnya, Kepala BKN menekankan pentingnya peran ASN dalam mengamalkan nilai-nilai pancasila. Para ASN harus bisa menjadi pemersatu dan juga contoh bagi masyarakat falam menjalankan fungsi dari Pancasila.
“Sebagai ASN kita wajib masing masing kita harus jadi simbol pemersatu dan contoh agar selalu dalam keberagaman,” ujarnya dalam acara upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Sabtu (1/6/2019).
Baca Juga: PNS Bolos Kerja Usai Libur Lebaran, Siap-Siap Terima Sanksi!
Sebab menurut Bima, Pancasila selain berfungsi sebagai simbol negara juga sebagai alat pemersatu negara. Oleh karenannya, sampai kapanpun, fungsi pancasila harus tetap dijalankan.
“Kebhinekaan bagi saya sama sakralnya dengan pancasila sebagai ideologi negara merupakan eksistensi. Oleh sebab itu Pancasila sebagai suatu keyakinan harus diperjuangkan,” jelasnya.
Menurut Bima, peringatan hari lahir pancasila ini merupakan momen yang tepat untuk kembali merajut kebersamaan dan persatuan. Apalagi setelah pemilihN Presiden dan Pemilihan Umum beberapa waktu lalu masyarakat Indonesia terpecah menjadi dua kubu.
Baca Juga: Libur Lebaran PNS Cuma 3 Hari, 31 Mei Tetap Masuk
"Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momen untuk mengenal ideologi negara ini sebagai gerbang untuk membangun sebuah harapan kehidupam bernegara dengan baik," ungkapnya.
Lewan peringatan ini, masyarakat harus bisa menyingkirkan ego pribadi dan harus bersatu sebagai satu nama yakni Indonesia.
“Apa itu Indonesia? Saya akan menjawab Indonesia adalah saya. Saya adalah indonesia. Kita semua Indonesia, beragam, bermacam-macam suku, ras dan budaya itu anugrah Allah SWT, diberikan oleh Allah SWT,” jelasnya.
(Widi Agustian)