JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni telah bersiap melayani arus balik. Melihat animo masyarakat yang demikian tinggi pada arus mudik, segenap direksi melakukan Posko di sejumlah daerah kantong penumpang seperti Makasar, Surabaya, Belawan, Semarang, Sorong dan Baubau.
Asal tahu saja, pada masa angkutan mudik Lebaran, Pelni telah mengantar 317.872 pemudik. Jumlah tersebut diprediksi lebih tinggi dari tahun lalu 273.107 pemudik atau naik sebesar 16,39%. Puncak arus mudik terjadi pada H-6 Lebaran dengan jumlah penumpang mencapai 31.791, sementara tahun lalu puncaknya terjadi pada H-5 dengan jumlah 31.307 pelanggan atau naik sebesar 1 %.
Pada saat puncak arus mudik seluruh penumpang terangkut dengan 26 kapal yang dioperasikan di seluruh nusantara. Seperti tahun sebelumnya, jumlah penumpang tertinggi masih dari Cabang Makasar yang tahun ini naik signifikan.
Baca Juga: Cegah Antrian, Pemudik Diimbau Maksimalkan SPBU Regular
Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro mengatakan, terdapat kenaikan penumpang dari 10 cabang yaitu Makasar dari 31.651 menjadi 46.334 pelanggan. Balikpapan 23.399 menjadi 39.849 pelanggan. Batam 20.545 menjadi 32.117 pelanggan. Jayapura 10.226 menjadi 16.013 pelanggan. Tanjung Priok 10.483 menjadi 16.702, Sorong 12.527 menjadi 17.343 pelanggan.
“Balawan dan Baubau tahun lalu tidak masuk 10 besar, tahun ini masuk dengan 16.702 dan 14.601 pelanggan. Jayapura 10.226 menjadi 16.013 pelanggan,” kata Yahya Kuncoro, dalam keterangannya, Sabtu (8/6/2019).
Setelah sukses pada arus mudik, Pelni bersiap melayani arus balik. Pelabuhan terpadat pada arus balik menjadi perhatian manajemen, meliputi Surabaya, Baubau, Makasar, Belawan, Semarang, Balikpapan, Sorong, Parepare, Batam dan Jayapura. Daerah-daerah tersebut diperkuat tenaga pengamanannya ditambah dari TNI AL dan Polri sebanyak 80 orang di atas kapal dan 400 orang di pelabuhan-pelabuhan padat penumpang.