JAKARTA - Seiring dengan upaya memperbesar pasar ekspor, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex tahun ini mengincar pendapatan sekitar USD1,19 miliar dan laba tahun berjalan sebesar USD88,79 juta.
Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta. Demikian dikutip dari Harian Neraca, Jumat (14/6/2019).
Emiten tekstil terintegrasi ini menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 15% dan laba bersih sebesar 5% pada 2019.Maka jika mengacu pada realisasi 2018, perseroan menargetkan pendapatan sekitar USD1,19 miliar dan laba tahun berjalan sebesar USD88,79 juta pada tahun ini. Hingga kuartal I-2019, perseroan mencatat penjualan tumbuh 18,30% secara tahunan menjadi USD316,85 juta. Namun demikian, laba tahun berjalan turun 26,38% menjadi USD28,05 juta.
Baca Juga: Laba Sritex Turun 32,16% Jadi USD28,05 juta
Pada kuartal I/2019, pasar perseroan sekitar 40% berasal dari domestik, diikuti Asia 37%, Eropa 9%, Amerika 7%, serta Uni Emirat Arab, Afrika dan Australia sebesar 7%.SRIL merupakan pemasok utama benang untuk pelanggan tekstil dunia, kain mentah, kain jadi untuk industri fesyen, serta mitra utama dalam memasok seragam militer dan perusahaan. Saat ini seragam militer telah dijual lebih dari 30 negara.