JAKARTA - Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019 menampilkan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya. Beberapa perbedaan misalnya dari sisi pembayaran hingga cara pemasaran produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sudah mengusung tema go digital.
Baca Juga: 370 UMKM Pamerkan Produk Siap Ekspor di JCC
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, dalam setiap event KKI pihaknya sebisa mungkin menampilkan sesuatu yang beda. Ini untuk menarik minat pengunjung terhadap pameran ini.
“Setiap tahun kami tampil beda dan kami benar-benar tampil beda,” ujarnya, di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (12/7/2019).
Baca Juga: Pukul Bedug, Presiden Jokowi Buka Pameran Karya Kreatif Indonesia
Yang berbeda kali ini adalah dari sistem pembayarannya. Selain bisa menggunakan debit card, transaksi pada pameran tahun ini juga bisa menggunakan pembayaran online.
“Lalu sistem pembayaran juga lebih mudah. Tahun lalu tidak perlu bawa uang tunai dengan bawa kartu debit dan kredit. Tapi tahun ini tidak hanya cukup debit, pembayaran online baik yang digesek dan QR Indonesia,” jelasnya.
Dalam event kali ini, para pelaku usaha khususnya industri kain dan pakaian sudah di endorse oleh desainer-desainer baik dalam maupun luar negeri. Sehingga diharapkan produk-produk kain ini bisa dilirik pasar internasional.
Pada pameran hari ini, UMKM akan diperkenalkan dengan aplikasi digital. Tak hanya itu, para pelaku usaha juga akan diberikan pengetahuan bagaimana bisa menggunakan aplikasi digital baik itu e-commerce dalam memasarkan produknya.
“Akan lakukan bisnis matching dengan platform digital e-commerce dan fintech. Dan ada workshop bagaimana UMKM bisa matching dengan pembiayaan ekspor,” jelasnya.
(Feby Novalius)