4. Uang muka KPR turun, pembelian rumah bisa langsung meroket?
Angin segar bagi sektor perbankan datang dari Bank Indonesia (BI) yang memangkas suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate (DRRR) menjadi 5,25% atau turun sebesar 25 basis poin. Ini merupakan kali ketiga BI memangkas BI 7DRRR.
Tidak hanya itu otoritas moneter juga memberikan relaksasi Loan to Value (LTV) dan Finance to Value (FTV) untuk pembiayaan kepemilikan properti, baik rumah tapak, rumah tinggal maupun rumah kantor (rukan) dan rumah toko (ruko).
Relaksasi ini akan membuat uang muka yang dibayar debitur Kredit Pemilikan Rumah/ Apartemen (KPR/KPA) atau properti lainnya berkurang. Semakin longgar atau besar rasio LTV maka makin kecil uang muka atau DP yang disediakan konsumen.
5. Menko Darmin mempertegas bunga kredit harus turun
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan suku bunga kredit perbankan seharusnya lebih cepat menurun setelah Bank Sentral memangkas suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate hingga 0,5% menjadi 5,5% dalam dua bulan terakhir.
"Karena suku bunga kebijakan yang turun, seharusnya arah yang lain juga menurun," kata Darmin.
(Feby Novalius)