Sugi mengaku optimistis pembangunan kedua ruas tol tersebut bisa dilakukan pada tahun depan. Karena berdasarkan pengalaman, proses lelang hingga penunjukan pemenang hanya memakan waktu sekitar 6 hingga 8 bulan saja.
“Kira-kira 6-8 bulan (proses lelang), paling tidak 2020 pasti mulai. Badan usahanya kalau sekarang baru omong-omongan, jadi belum tahu (siapa yang menang),” katanya.
Berdasarkan data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Tol Bawen-Yogyakarta memiliki panjang 71 kilometer dengan nilai investasi sebesar Rp 12,13 triliun.
Sementara proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo diperkirakan akan menelan investasi sebesar Rp25 triliun dengan pembiayaan bersumber dari dalam negeri tanpa investor asing.
(Rani Hardjanti)