Menurut Nixon, tambahan kuota FLPP ini menyusul kuota sebelumnya yang sudah habis sejak beberapa bulan lalu. Sedangkan dari pihak asosiasi selalu mengeluhkan masalah ini.
"Justru talangan tambahan kuota FLPP sudah habis nih sementara asoasi minta terus. Pak Jokowi memutuskan iya ditambah. Kurang lebih bahasa konversi 20 ribu unitlah," jelasnya.
Menurutnya, habis di tengah jalannya kuota FLPP ini membuat penjualan sedikit terhambat. Sebab beberapa rumah subsidi terpaksa harus tertunda akadnya.
"Itu slot sudah nunggu, malah nunggu akad, begitu kita kasih surat hari ini akad jalan. Harusnya hari ini kita tanda tangan," jelasnya.
(Fakhri Rezy)