Bakal Buka Ekspor Benih Lobster, Menteri Edhy Siapkan Infrastruktur Pembesaran

Yohana Artha Uly, Jurnalis
Senin 16 Desember 2019 15:50 WIB
Menteri KKP Edhy Prabowo (Foto: Okezone.com/Yohana)
Share :

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo tengah mengkaji kebijakan membuka kembali keran ekspor benih lobster. Menurutnya, kebijakan ini akan dilakukan seiring dengan kesiapan infrastruktur kegiatan pembesaran lobster.

Kebijakan pelarangan ekspor benih lobster dikeluarkan oleh Mantan Menteri KKP Periode 2014-2019 Susi Pudjiastuti. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) Nomor 56 Tahun 2016, tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan dari Indonesia.

Baca Juga: Fakta Edhy Prabowo Jadi Menteri KKP, Bukan Ahli Perikanan hingga Siap Mundur

Edhy menjelaskan, untuk mengoptimalkan pemanfaatan benih lobster maka diperlukan upaya-upaya pendukung yakni melalui kegiatan pembesaran lobster. Tak bisa hanya bergantung pada pembesaran secara alami di alam.

Lantaran berdasarkan komunikasi dengan para ahli diketahui bahwa tingkat kelangsungan hidup (survival rate/SR) benih lobster di alam hingga dewasa hanya mencapai 1%. Hal ini diperkuat dengan hasil riset Carribean Sustainable Fisheries dan Australian Center for International Agriculture Research.

Namun, untuk mendukung hal tersebut perlu dilakukan pembangunan infrastruktur untuk program pembesaran tersebut.

"Kita harus cari jalan keluar, kalau dibiarkan di alam pun lobster itu yang tumbuh (menjadi dewasa) menurut penelitian tidak lebih dari 1% dari benih lobster yang tumbuh di alam. Kalau begitu kenapa tidak kita buat upaya agar ada pembesaran lobster (di Indonesia)," ujar Edhy di Gedung KKP, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Di sisi lain, menurutnya pelarangan ini menyulitkan banyak nelayan yang sudah menggantungkan hidupnya melalui ekspor benih lobster. Bahkan, berimbas pada maraknya kegiatan penyelundupan benih lobster untuk di ekspor yang malah dikhawatirkan dapat mengganggu keberlanjutan ekosistem lobster di alam.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya