JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kesal tidak ada pembangunan kilang yang rampung dalam lima tahun. Hal ini yang menyebabkan Indonesia terus menerus impor migas.
“Tapi sampai detik ini dari 5 yang ingin kita kerjakan satu pun enggak ada yang berjalan, satupun,” kata Presiden Jokowi seperti dilansir setkab, Jakarta, Kamis (16/12/2019).
Baca Juga: Tekan Defisit, Presiden Jokowi Pangkas Impor Energi dan Bahan Baku
Meskipun menengarai ada yang menghendaki agar terus mengimpor, Jokowi menegaskan tekad untuk masalah besar yaitu defisit transaksi berjalan dengan melakukan pemangkasan impor besar-besaran, termasuk impor energi dan bahan baku.
“Minyak yang dulunya kita enggak impor, sekarang impor kurang lebih sekarang ini 700.000-800.000 barel per hari. Baik itu minyak, baik itu gas, dan juga ada turunan Petrokimia sehingga membebani, menyebabkan defisit, dan itu bertahun-tahun enggak diselesaikan,” katanya.