Soal Tol Layang Japek Bergelombang, Menhub: Itu Soal Teknis

Taufik Fajar, Jurnalis
Selasa 17 Desember 2019 20:07 WIB
Proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Sejumlah pengendara merasakan sensasi berbeda saat melintasi Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Elevated II. Secara umum jalan tol ini dinilai cukup baik dengan dilengkapi rambu-rambu dan lampu penerangan yang komplit.

Namun, tol layang terpanjang di Indonesia ini masih menyimpan kekurangan dan dikeluhkan pengendara. Salah satunya permukaan jalan yang bergelombang di fase sambungan.

Baca Juga: Tol Layang Jakarta Cikampek Bergelombang, Kemenhub: Enggak Begitu Terasa

Terkait hal itu, Menteri Perhubungan (Menhub) mengaku sejak awal sudah mengetahui Tol Layang Japek itu bergelombang. Maka itu, ada minimal kecepatan berkendara di Tol Layang Japek tersebut.

"Dari awal saya sudah tahu itu bergelombang. Itu masalah teknis. Makanya karena begelombang kecepatannya kita batasi 60 kilometer sampai 80 kilometer," ujar dia di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Baca Juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek Resmi Dibuka, Netizen: Benar Enggak Bergelombang?

Menurut dia, diperkirakan dengan jalan 60 kilometer sampai 80 kilometer itu kendaraan tidak akan apa-apa. Di mana Jasa Marga juga masih melakukan perbaikan-perbaikan di Tol Layang Japek tersebut.

"Dan saya yakin dengan kecepatan tersebut tidak akan menganggu lalu lintas," pungkas dia.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya