JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) tampaknya tidak tinggal diam melihat indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah cukup dalam. Bursa Efek pun tengah menggelar rapat untuk menyusun langkah antisipasinya.
Pada jeda sesi I perdagangan Jumat 28 Februari 2020, IHSG turun 223,7 poin atau 4,042% ke 5.311,961.
Hanya 29 saham menguat tapi 358 saham melemah, dan 74 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp3,2 triliun dari 3,5 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Baca Juga: IHSG Anjlok 4%, Investor Takut Virus Korona
"Sabar, kita lagi rapatin. Tunggu kabar baik ya," kata Direktur Utama BEI Inarno Djajadi kepada Okezone, Jumat (28/2/2020).
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pelemahan IHSG ini terkait dengan merebaknya virus korona.
Wabah virus korona sudah memunculkan berbagai ketidakpastian di pasar saham seluruh dunia, termasuk Indonesia.