nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IHSG Anjlok, Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp496 Triliun dalam Sepekan

Irene, Jurnalis · Sabtu 29 Februari 2020 07:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 29 278 2175980 ihsg-anjlok-kapitalisasi-pasar-tergerus-rp496-triliun-dalam-sepekan-dqBRoMYOez.jpeg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Kapitalisasi pasar saham menurun seiring dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Selama sepekan, IHSG anjlok sebesar 7,3% atau berada pada posisi 5.452,704 dari 5.882,255 pada penutupan pekan sebelumnya.

“Perubahan IHSG juga diikuti dengan perubahan pada nilai kapitalisasi pasar sebesar 7,30% atau berada pada posisi Rp6.304,205 triliun dari Rp6.800,649 triliun pada pekan perdagangan minggu lalu,” dikutip dari keterangan tertulis BEI, Sabtu (29/2/2020).

Baca juga: Rupiah Anjlok ke Rp14.317/USD Jelang Akhir Pekan

Adapun rata-rata nilai transaksi harian yang mengalami peningkatan tajam sebesar 15,60% atau sebesar Rp7,068 triliun dari Rp6,114 triliun pada pekan sebelumnya.

Kemudian, peningkatan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian, yaitu sebesar 9,91% atau sebesar 6.860 miliar unit saham dari 6.241 miliar unit saham pada penutupan minggu lalu. Pada pekan ini, rata-rata frekuensi transaksi harian turut mengalami kenaikan sebesar 13,26% atau sebesar 429.943 ribu kali transaksi dibandingkan minggu lalu sebesar 379.618 ribu kali transaksi.

IHSG Terjun Bebas Siang Ini, Anjlok 4% ke 5.311 

Pekan ini, terdapat pencatatan Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap I Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT PP Properti Tbk dengan nilai nominal sebesar Rp416.465.000.000. Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 8 Emisi dari 7 Emiten senilai Rp12,56 Triliun.

Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 428 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp448,73 Triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 117 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp2.818,93 Triliun dan USD400 juta. EBA sebanyak 11 emisi senilai Rp10,21 Triliun.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini