JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditahan sementara perdagangannya (trading halt). Hal ini dikarenakan IHSG turun lebih dari 5%.
Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot mengatakan trading halt tersebut sejalan dengan kebijakan OJK dan Bursa Efek Indonesia. Di mana telah diberlakukan awal pekan ini.
Baca juga: BEI Lakukan Trading Halt, Investor Asing Bukukan Aksi Jual Bersih Rp256,57 Miliar
"Hal ini merupakan langkah antisipasi dalam hal terjadi fluktuasi yang tajam di pasar modal," ujarnya kepada Okezone, Jakarta, Kamis (12/3/2020).
Menurutnya, tekanan yang sangat tinggi dan fluktuasi tajam tidak hanya di pasar modal Indonesia. Akan tetapi, juga dialami market regional dan global.
Baca juga: Melemah 5% hingga Trading Halt, IHSG Kaji Level Support 4.500
"OJK akan terus mencermati dinamika pergerakan market baik domestik, regional maupun global," ujarnya.
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkena trading halt pada pukul 15.33 WIB. Di mana IHSG Setop di 4.895.
Pada perdagangan hari ini, Kamis (12/3/2020), pada pukul 15.33 WIB, IHSG melemah 258,36 poin atau 5,01% di 4.895,75. Hal ini dihentikan dengan keputusan OJK di mana, di mana pergerakan turun hingga 5% akan terkena trading halt.
(Fakhri Rezy)