JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memaparkan skenario terburuk dampak virus corona atau covid-19 bagi perekonomian Indonesia. Menurutnya, ekonomi bisa anjlok hingga minus.
"Pertumbuhan ekonomi kita perkirakan, berdasarkan asessement yang ada, BI, OJK, LPS dan kami (kemekeu) memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan turun ke 2,3% bahkan dalam skenario yang lebih buruk bisa mencapai minus 0,4%," jelas Sri Mulyani dalam telekonferensi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Selasa (1/4/2020).
Baca juga: Stimulus untuk Dunia Usaha, Penghapusan Pph 21 hingga Keringanan KUR
Kondisi yang tidak kondusif akibat covid-19 ini akan menyebabkan menurunnya kegiatan perekonomian. Hal ini dikarenakan kesulitan dari sisi pendapatan bagi perusahaan.
"Ini berpotensi menekan lembaga keuangan akibat kredit tidak bisa dibayarkan dan diberikannya relaksasi. Perusahaan mengalami kesulitan dari sisi pendapatan, dan kemampuan membayar utang-utangnya," jelas dia.
Hal ini, lanjut dia, akan membuat outlook ekonomi kian terpuruk. "Terjadi transmisi dari masalah kesehatan dan kemanusiaan menjadi masalah ekonomi," jelas dia.
(Fakhri Rezy)