JAKARTA - Harga emas berjangka melonjak lebih dari 2% ke level tertinggi lebih dari tiga minggu. Harga emas terdorong ekspektasi langkah-langkah stimulus global untuk melawan kerusakan ekonomi yang disebabkan oleh wabah virus corona.
Harga emas di pasar spot naik 1,8% pada USD1,645.93 per ounce setelah mencapai level tertinggi sejak 11 Maret di USD1,650.18 pada awal sesi. Emas berjangka AS naik 2,7% pada USD1,690.
"Permintaan fisik terus mendominasi dan mendukung harga emas. Sejumlah besar stimulus secara efektif mengurangi mata uang sehingga permintaan emas datang dari segala arah," kata Kepala strategi pasar di Blue Line Futures Phil Streible di Chicago dilansir dari Reuters, Selasa (7/4/2020).
Baca Juga: Harga Emas Naik Tipis Jadi USD1.616 per Ounce
Dolar AS terhenti terhadap sebagian besar mata uang tetapi melanjutkan kenaikannya terhadap yen Jepang karena tingkat kematian akibat virus korona di Eropa melambat sementara kematian di Jepang dan tempat lain di Asia dipercepat.
Jepang akan memberlakukan keadaan darurat di Tokyo dan enam prefektur lainnya pada hari Selasa untuk mengatasi virus corona, sementara pemerintah menyiapkan paket stimulus $ 990 miliar untuk melunakkan pukulan ekonomi.
Pandemi telah menginfeksi lebih dari 1.250.000 orang di seluruh dunia, dengan lebih dari 68.400 kematian.
Sementara itu harga logam mulia lainnya, paladium autokatalis turun 2,5% menjadi USD2.134,32 per ons. Platinum naik 1,5% menjadi USD731,56 per ons, sedangkan perak naik 2,2% menjadi USD14,69 per ons.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)