Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo Ungkap Asal Usul Ide Kopdes Merah Putih

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 13 Juli 2026 |08:58 WIB
Prabowo Ungkap Asal Usul Ide Kopdes Merah Putih
Prabowo Ungkap Asal Usul Ide Kopdes Merah Putih (Foto: Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa gagasan pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bukan lahir secara tiba-tiba. Menurut Prabowo, ide tersebut telah lama terpendam di benaknya, bahkan sejak puluhan tahun lalu.

Prabowo berkisah bahwa ketika masih bertugas sebagai prajurit TNI di pelosok desa, dirinya menyaksikan langsung bagaimana masyarakat hidup dalam serba keterbatasan. Prabowo melihat penderitaan masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan, bahkan pernah menyaksikan orang meninggal dunia akibat kelaparan.

Berangkat dari pengalaman tersebut, Prabowo mengaku memiliki tekad untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat di pedesaan. Prabowo meyakini bahwa salah satu jalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan adalah melalui kekuatan koperasi.

"Dari situ, saya lihat kita harus menjaga, kita harus memelihara kemampuan kita di desa-desa. Indonesia merdeka, perang kemerdekaan kita, kekuatan kita, ada di desa-desa," jelas Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, dikutip Senin (13/7/2026).

Prabowo juga menceritakan pengalaman lain yang mendorong lahirnya gagasan tersebut, yakni keprihatinannya melihat masyarakat rentan yang sulit melepaskan diri dari jeratan utang.

Prabowo mengatakan bahwa masyarakat rentan umumnya memiliki penghasilan yang tidak hanya rendah, tetapi juga tidak menentu. Kondisi tersebut memaksa mereka berutang untuk memenuhi kebutuhan dasar maupun kebutuhan mendesak, seperti biaya pendidikan atau pengobatan anak.

Namun, rendahnya literasi keuangan membuat sebagian masyarakat memilih meminjam uang kepada lintah darat dengan bunga yang mencekik. Kondisi tersebut, ujar Prabowo, justru semakin memperburuk kesejahteraan mereka.

Di saat bersamaan, Prabowo juga menyoroti ketidakadilan struktural, di mana pelaku usaha dapat memperoleh restrukturisasi maupun penghapusan utang dari lembaga perbankan, sementara masyarakat kecil tidak memiliki akses yang sama.

Melihat kondisi tersebut, Prabowo mengaku tidak bisa tinggal diam. Menurutnya, masyarakat rentan juga berhak memperoleh akses pembiayaan yang murah, dan koperasi simpan pinjam dapat menjadi salah satu solusinya.

"Tidak ada jalan. Rakyat kita harus bisa mendapat kesempatan pinjam uang dengan bunga yang murah. Jawabannya adalah harus ada koperasi simpan pinjam di setiap desa di seluruh Republik Indonesia," ujar Prabowo.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement