JAKARTA - Industri automotif terdampak pandemi virus corona atau coronavirus (Covid-19).
Hal ini terlihat dari turunnya permintaan kendaraan bermotor yang berujung pada anjloknya penjualan.
Berikut fakta-fakta menarik lesunya industri automotif dampak pandemi Covid-19 seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Minggu (12/4/2020).
1. Permintaan Kendaraan Bermotor Turun
Jumlah penjualan kendaraan roda empat atau lebih pada bulan Januari 2020 sebesar 80.400 unit atau turun 1,1% dari periode sebelumnya. Kemudian di Februari sebesar 79.500 unit atau turun 3,1% dari periode sebelumnya.
2. Penjualan Diproyeksi Turun 50%
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah menyampaikan koreksi target penjualan di tahun 2020, yang diperkirakan mengalami kontraksi sebesar 50% akibat menurunnya permintaan dari dalam negeri dan luar negeri.
3. Kesulitan Industri Automotif
Masalah lainnya yang dihadapi industri automotif nasional adalah pasokan bahan baku dan komponen terutama dari negara-negara yang menerapkan kebijakan lockdown. Hal ini membuat industri manufaktur kendaraan bermotor dipaksa mencari alternatif sumber bahan baku dan komponen untuk mempertahankan produksi.