Gelontorkan Rp9 Triliun, Pembangunan Bandara Baru di Kediri Dimulai

Syaiful Islam, Jurnalis
Kamis 16 April 2020 12:20 WIB
Bandara (Shutterstock)
Share :

SURABAYA - Pembangunan Bandar Udara baru di Kediri, Jatim telah resmi dibangun. Total investasi yang dialokasikan untuk tahap I pembangunan ini mencapai Rp9 triliun dan akan memakan waktu 2 tahun.

Bandara ini dirancang sangat modern dan mampu didarati oleh pesawat berbadan besar. Sebab memiliki landasan pacu sepanjang 3.300 x 45 m2. Pembangunan Bandara tersebut diatas lahan seluas 450 hektar.

 Baca juga: Menko Luhut: Pertama Kalinya, Pembangunan Bandara Disponsori Swasta

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, meskipun di tengah darurat Covid-19, namun pembangunan bandara ini tetap dimulai sesuai jadwal. Bandara Kediri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

Sehingga nantinya menjadi pintu gerbang alternatif menuju Jatim selain melalui Bandara Juanda, Surabaya. Utamanya untuk membuka akses ke wilayah selatan Jatim seperti Tulung Agung, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Blitar, Madiun, dan lain lain.

 Baca juga: Dampak PSBB Jakarta pada Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma

"Jadi, konektivitas udara di wilayah Jawa Timur utara dan selatan menjadi lebih seimbang. Selama ini terkesan hanya wilayah utara yang maju dari sisi konektivitas dan akses. Nah, dengan hadirnya bandara ini maka tidak ada lagi dikotomi utara dan selatan. Semua sudah terbuka," terang Khofifah di Grahadi, Rabu (15/4/2020) malam.

Dengan adanya pembangunan bandara baru ini, sambung Khofifah, pihaknya berharap semua sektor mulai dari pariwisata, pertanian, perkebunan, maritim dan lainnya dapat semakin berkembang usai.

"Untuk tahap I pembangunan, Insya Allah bandara ini mampu menampung 1,5 juta penumpang," tandasnya.

Pencanangan pembangunan Bandara di Kediri tersebut dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan melalui video conference.

Perlu diketahui, proyek pembangunan Bandara ini menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan pembiayaan seluruhnya menggunakan dana dari swasta yaitu PT Gudang Garam Tbk. Seperti dari pembebasan lahan sampai pembangunan Bandara.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya