Keringanan Kredit Perbankan Capai Rp336,97 Triliun, Terbesar untuk UMKM

Giri Hartomo, Jurnalis
Senin 11 Mei 2020 16:02 WIB
Perbankan (Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut perbankan sudah menjalankan program restrukturisasi kredit kepada pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) maupun individu yang terdampak virus corona. Hingga 10 Mei, OJK mencatatat sudah ada 3,88 juta debitur perbankan untuk mendapatkan keringan dengan angka sebesar Rp336,97 triliun.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, dari data tersebut sebagian besar adalah debitu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Adapun angkanya adalah sebesar 3,42 juta debitur atau senilai Rp167,1 triliun.

 Baca juga: Ada Virus Corona, Masyarakat RI Makin Gemar Menabung

"Progres kebijakan restrukturisasi industri perbankan ini hingga 10 Mei 2020 sudah sebesar 3,88 juta debitur," ujarnya dalam telekonferensi, Senin (11/5/2020).

Wimboh menambahkan, selain dari perbankan, perusahaan pembiayaan juga sudah melakukan restrukturisasi pada nasabahnya. Hingga 8 Mei, jumlah kontrak restrukturisasi yang disetujui sebesar 1,32 juta debitur dengan nilai Rp43,18 triliun, sementara kontrak yang sedang dalam proses adalah 743.785 debitur.

 Baca juga: BI Gelontorkan Rp503,8 Triliun Kawal Likuiditas Perbankan

"Untuk perusahaan pembiayaan hingga 8 Mei jumlah kontrak restrukturisasi yang disetujui sebesar 1,32 juta debitur dengan nilai Rp43,18 triliun," jelasnya.

Wimboh berharap dengan adanya kebijakan restrukturisasi maka risiko kredit bermasalah masih akan terjaga hingga pandemi Covid-19 berakhir. Apabila ada bank yang mengalami tekanan risiko kredit bermasalah dipastikan terjadi sebelum adanya Covid-19.

Apalagi, Bank Indonesia juga mengeluarkan beberapa kebijakan. Misalnya dengan memberikan kebijakan pelonggaran giro wajib minimum (GWM).

"Kami selalu kerja sama untuk jaga likuiditas apalagi ini bisa berikan ruang sektor keuangan jangan sampai berkurang," ucapnya.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya