Fakta Kerusuhan AS, Banyak Toko Tutup hingga Penjarahan Apple

Giri Hartomo, Jurnalis
Sabtu 06 Juni 2020 10:02 WIB
Demonstrasi di AS (Foto: USA News Site)
Share :

3. Walmart Terkena Dampak

Walmart menutup beberapa toko di Minneapolis dan Atlanta setelah unjuk rasa pada Jumat, dan menutup beberapa ratus toko pada pukul 5 sore.

Seorang juru bicara Walmart mengatakan, dia akan memantau kondisi setiap hari, dan bagaimana masing-masing komunitas terpengaruh dan mengambil keputusan saat itu.

4. Amazon Pantau Situasi

Peritel online Amazon mengatakan, pihaknya masih memantau situasi dengan cermat.

"Di beberapa kota, kami telah menyesuaikan rute atau mengurangi operasi pengiriman barang untuk memastikan keamanan tim kami," kata perusahaan itu dalam pernyataan melalui e-mail.

Di bagian lain, penjualan ritel AS telah membukukan rekor penurunan karena pandemi corona yang memaksa orang Amerika tinggal di rumah dan menempatkan ekonomi pada arah kontraksi terbesar pada kuartal kedua ini sejak Depresi Hebat pada 1930-an.

 Baca juga: Buka Kembali Toko di Amerika Serikat, Apple Batasi Pengunjung

5. Satu Toko WNI Jadi Korban

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah mengungkapkan keselamatan WNI di Amerika adalah prioritas utama.

Oleh karena itu Kemlu telah melakukan intensitas komunikasi dengan WNI di setiap wilayah yang dilakukan oleh lima konsulat jenderal (KJRI) dan satu kedutaan besar (KBRI).

"Perhatian utama pemerintah saat ini adalah keselamatan WNI. Dari komunikasi yang kami peroleh, tidak ada WNI jadi korban, terkecuali ada satu toko di Washington milik WNI yang mengalami vandalisme, rusak toko. Namun di luar itu semua dalam kondisi baik," katanya.

6. Bisnis Catering WNI Masih Aman

Seorang WNI lainnya yang tinggal di Maryland, Amerika Serikat (AS), Tirzaya Tam mengungkapkan, dia tidak terganggu dengan unjuk rasa yang terjadi.

Tirzaya yang membuka usaha katering masih terus bekerja untuk berbelanja. Dia juga mengirimkan makanan ke Washington DC dan lokasi lainnya.

"Daerah saya aman, cuma harus berhati-hati dan harus tinggal di rumah jika demo semakin membesar dan meluas," kata WNI yang telah tinggal di Amerika selama 20 tahun tersebut.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya