Baca Juga: Stoqo Tutup, Startup Sembako Jadi Korban Baru Virus Corona
CEO MAPID, Bagus Imam Darmawan mengemukakan, Platform GEO MAPID merupakan perangkat lunak cloud computing yang akan menjadi solusi layanan dalam pengembangan Sistem Informasi Geografis untuk mengumpulkan, mengelola, memvisualisasikan, dan menganalisis data geospasial. Teknologi ini bisa memposisikan pemetaan dan penginderaan ekosistem terintegrasi untuk semua orang yang tidak memerlukan keahlian dalam GIS atau Teknik Tata Ruang. Teknologi tersebut juga dapat digunakan oleh siapa saja secara massal.
“Melalui inovasi ini, masyarakat dapat melihat distribusi APD dengan mudah pada tampilan peta. Sehingga, dapat melihat daerah mana saja kebutuhannya sudah terpenuhi dan daerah yang masih membutuhkan APD dapat tersampaikan dengan jelas,” ujar Bagus. Menariknya, data disajikan dalam tampilan tiga dimensi yang bakal mudah dipahami masyarakat.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)