NEW YORK - Harga emas dunia kembali naik pada perdagangan Selasa (28/7/2020) waktu setempat. Hal ini dikarenakan investor menanti hasil pertemuan Federal Reserve yang diharapkan memberikan lebih banyak stimulus moneter untuk mendukung ekonomi Amerika yang terkena coronavirus.
Melansir Reuters, Jakarta, Rabu (29/7/2020), harga emas di pasar spot naik 0,3% ke USD1.947,19 per ons. Sementara itu, emas AS naik 0,7% ke USD1.944,6 per ons.
Baca juga: Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta, Intip Plus Minus Investasi Logam Mulia
Dalam pergerakannya, harga emas sempat melonjak ke rekor tertingginya di USD 1.980,57. Tetapi, kenaikannya berkurang hingga 3,7% karena investor melihat laporan keuntungan dan dolar kembali bangkit.
"Ketika Anda mendapatkan momentum kuat untuk datang, Anda mendapatkan banyak spekulan yang ingin menghasilkan keuntungan cepat," kata Michael Matousek, kepala pedagang di Global Investors AS.
Baca juga: Ini Penyebab Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta/Gram
"Tidak ada yang berubah secara fundamental sama sekali, defisit dan suku bunga yang lebih rendah memicu inflasi masih akan ada di sini, jadi tidak ada alasan untuk tidak memiliki emas, sungguh," ujarnya.